PSBB Kembali: Siapkah Kuliah Tatap Muka?

PERS BIRAMA – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui laman akun jejaring sosial instagram telah mengeluarkan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran secara tatap muka pada Kamis, 3 Desember 2020, yang akan dilakukan di awal tahun 2021 di Masa Pandemi Covid-19. Atas dasar keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

Pihak UNIKOM sendiri sudah mempersiapkan berbagai macam prosedur kuliah tatap muka (offline). Namun penambahan korban kasus positif Covid- 19 pun terus meningkat di wilayah Jawa Barat, khususnya Kota Bandung.

Pemerintah Kota Bandung akhirnya menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali pada tanggal 3-14 Desember 2020. Hal tersebut disusul oleh Surat Edaran Nomor: 005/TC-19/UNIKOM/XII/2020 yang dikeluarkan tim Covid-19 UNIKOM perihal kebijakan dilingkungan kampus dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19. Berdasarkan surat edaran tersebut bahwa seluruh civitas dilarang melakukan kegiatan dilingkungan kampus.

Menurut Ketua UKM YES, Maria Carolina Roncali Ade “Kota Bandung juga red zone lagi, jadi kalo emang dilaksanakan secara offline agak mengkhawatirkan.”

Parulian Ortega Sitompul, selaku Presiden Mahasiswa UNIKOM pun berpendapat mengenai siap atau tidaknya kuliah offline “Ketika Indonesia sedang mempersiapkan untuk new normal, kenapa kita ga mempersiapkan untuk new normal? Kenapa kita masih fokus ditahap menghalangi kawan-kawan untuk melakukan aktifitas? Kenapa kita tidak mengarahkan aktifitas baik dan benar di masa pandemi itu seperti ini, menggunakan masker, jaga jarak, atau seminimal mungkin bawa handsanitizer setelah bersalaman atau bertemu dengan orang lain.” tutur Ortega.

Sementara itu ketika disinggung perihal surat edaran salah satu mahasiswa menanggapi “Karena kalo kita liat dari kondisi bandung kan merah lagi, jadi kalo aktivitas didalem gedung tetap dilanjutkan menurut aku bahaya akan menambah angka kenaikan virus covid-19.” tutur Areta Nurrochmah Nugrah (Mahasiswa Sastra Inggris 2019).

Diakhir wawancara, Zidan Raihan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan 2020 menyampaikan bahwa “Bila diadakan nya kuliah offline di tengah wabah pandemi ini kita juga harus mematuhi protokol kesehatan, anjuran pemerintah, dan tetap menjaga jarak.” Dengan demikian diharapkan seluruh mahasiswa mengikuti arahan dari pemerintah saat ini, dan mematuhi peraturan yang ada.

Pewarta       : Arya, Haifah, & Silvia
Dokumentasi   : Arya
Scriptwriter  : Athifa, Haifah, Jeriko, & Silvia
Redaktur      : Ginna
About Author
admin